Web Analytics Made Easy - Statcounter

10 Pemain EFL Championship yang Menjadi Bintang Premier League

🌟 Talenta Championship yang Berhasil Menaklukkan Premier League

EFL Championship telah menjadi batu loncatan bagi banyak pesepak bola yang kemudian berkembang sebagai bintang besar Premier League. Sebagian meraih promosi bersama klub mereka, sementara yang lain mendapatkan transfer bergengsi berkat penampilan gemilang. Sepuluh pemain ini mengubah potensi di kasta kedua menjadi karier luar biasa di level tertinggi sepak bola Inggris.


⚽ Dari Kasta Kedua Inggris Menuju Panggung Terbesar Sepak Bola

Championship menguji pemain melalui intensitas fisik, jadwal pertandingan yang padat, serta persaingan promosi yang sulit diprediksi. Talenta muda berhadapan dengan pemain profesional berpengalaman. Para pemain terbaik dengan cepat menarik perhatian klub Premier League. Bagi sepuluh nama ini, kompetisi tersebut menjadi tahapan penting menuju ketenaran internasional.

1. 🦊 Jamie Vardy – Pencetak Gol Pemecah Rekor Leicester City

Jamie Vardy meninggalkan Fleetwood Town untuk bergabung dengan Leicester City pada 2012 dan pada awalnya membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan level yang lebih tinggi. Pada Championship 2013/14, ia menjadi pemain penting dengan mencetak 16 gol liga. Kecepatan, tekanan agresif, dan pergerakannya membantu Leicester meraih gelar serta promosi.

Vardy kemudian menjadi salah satu pemain terhebat dalam sejarah Leicester dan membawa klub tersebut menjuarai Premier League secara sensasional pada 2015/16. Ia mencetak gol dalam 11 pertandingan liga secara beruntun untuk menciptakan rekor baru. Sang penyerang juga meraih Sepatu Emas dan memenangkan Piala FA bersama The Foxes.

2. 🐉 Gareth Bale – Bintang Muda Wales Milik Southampton

Gareth Bale menjalani debut bersama Southampton ketika baru berusia 16 tahun dan segera menjadi salah satu pemain muda paling menarik di Championship. Bermain sebagai bek kiri, ia tampil mengesankan melalui kecepatan, keberanian menyerang, dan tendangan bebas berbahaya. Bale mencetak lima gol ketika Southampton mencapai babak playoff pada musim 2006/07.

Tottenham Hotspur merekrut Bale pada 2007 dan menyaksikannya berkembang dari bek menyerang menjadi penyerang eksplosif berkelas dunia. Ia dua kali terpilih sebagai pemain terbaik versi PFA sebelum pindah ke Real Madrid. Ketika kembali ke Tottenham beberapa tahun kemudian, Bale menambah koleksi golnya di Premier League.

3. 🎯 Harry Kane – Pelajaran Penting di Millwall dan Leicester

Sebelum menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Tottenham, Harry Kane memperoleh pengalaman Championship melalui masa peminjaman bersama Millwall dan Leicester City. Ia mencetak tujuh gol liga untuk Millwall pada paruh kedua musim 2011/12. Periode yang menantang tersebut meningkatkan pergerakan, penyelesaian akhir, serta kepercayaan dirinya di depan gawang.

Kane kemudian dipinjamkan kepada Leicester pada playoff Championship 2012/13 sebelum akhirnya menembus tim utama Tottenham. Ia berkembang sebagai salah satu pencetak gol paling konsisten di Premier League dan meraih tiga Sepatu Emas. Kane juga menjadi kapten sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Inggris.

4. 🇩🇿 Riyad Mahrez – Dari Talenta Championship Menjadi Juara Inggris

Riyad Mahrez bergabung dengan Leicester City dari klub Prancis Le Havre pada Januari 2014, ketika The Foxes sedang memburu promosi. Kontrol bola, kreativitas, dan kemampuannya melewati pemain bertahan menghadirkan dimensi baru dalam serangan. Pemain Aljazair itu langsung memberi pengaruh dan membantu Leicester menjuarai Championship.

Dua tahun kemudian, Mahrez menjalani musim luar biasa ketika Leicester secara mengejutkan menjuarai Premier League. Ia mencatatkan 17 gol dan 11 assist serta menjadi pemain Afrika pertama yang menerima penghargaan PFA Players’ Player of the Year. Bersama Manchester City, ia kemudian meraih gelar liga lainnya dan menjuarai Liga Champions UEFA.

5. 🦁 Jack Grealish – Kapten dan Pemimpin Kreatif Aston Villa

Jack Grealish tetap membela Aston Villa setelah degradasi pada 2016 dan menghabiskan tiga musim bersama klub tersebut di Championship. Teknik, kemampuan membawa bola, dan keahliannya mendapatkan pelanggaran menjadikannya kreator utama tim. Sebagai kapten, ia membawa klub masa kecilnya kembali ke Premier League melalui playoff 2019.

Grealish cepat beradaptasi dengan kasta tertinggi dan menjadi salah satu pemain menyerang paling kreatif sekaligus populer di Premier League. Penampilannya bersama Villa membawanya ke timnas Inggris dan menghasilkan transfer bernilai rekor Inggris ke Manchester City. Bersama klub barunya, ia meraih berbagai trofi dan menjadi bagian dari musim treble bersejarah.

6. 🦅 Wilfried Zaha – Pahlawan Promosi Crystal Palace

Wilfried Zaha berkembang di akademi Crystal Palace dan memukau Championship lewat akselerasi, kemampuan menggiring bola, serta keberaniannya menghadapi pemain bertahan. Pada playoff 2012/13, ia mencetak kedua gol Palace ketika menghadapi Brighton. Dalam final melawan Watford, Zaha memenangkan penalti yang mengantarkan timnya meraih promosi.

Kepindahannya ke Manchester United tidak memberikan waktu bermain yang diharapkan, tetapi setelah kembali ke Palace, Zaha menjadi bintang Premier League. Para bek kesulitan mengatasi perubahan arah yang cepat dan kekuatannya dalam duel satu lawan satu. Dengan lebih dari 300 penampilan di kasta tertinggi, ia menjadi ikon modern klub tersebut.

7. 🐝 Ollie Watkins – Penyerang Lengkap yang Dikembangkan Brentford

Ollie Watkins pindah dari Exeter City ke Brentford pada 2017 dan secara bertahap berkembang dari pemain sayap serbabisa menjadi penyerang tengah lengkap. Terobosan besarnya datang pada 2019/20, saat ia mencetak 25 gol Championship dan mencapai final playoff. Pergerakan cerdas dan tekanan energiknya kemudian meyakinkan Aston Villa untuk merekrutnya.

Watkins segera menunjukkan bahwa kualitasnya juga efektif di Premier League dengan mencetak hattrick ke gawang juara bertahan Liverpool pada musim pertamanya. Ia menjadi sumber gol dan assist yang konsisten bagi Villa. Perkembangannya menghasilkan panggilan timnas Inggris sekaligus kembali membuktikan keunggulan sistem perekrutan Brentford.

8. 🎯 Ivan Toney – Pencetak Gol Pemegang Rekor Brentford

Ivan Toney bergabung dengan Brentford pada 2020 setelah menjalani musim produktif bersama Peterborough United dan langsung mendominasi Championship. Pada musim reguler 2020/21, ia mencetak 31 gol dan memecahkan rekor dalam format modern kompetisi. Toney juga mencetak gol dalam final playoff ketika Brentford mengalahkan Swansea City.

Kekuatan fisik, ketenangan di depan gawang, dan permainan kombinasi yang cerdas membuat Toney menjadi penyerang efektif di Premier League. Ia mencetak 20 gol liga pada 2022/23 dan mendapatkan tempat di tim nasional Inggris. Teknik penaltinya yang tenang dan sangat akurat juga berkembang menjadi salah satu ciri khasnya.

9. 🎨 James Maddison – Kreator Utama Norwich City

James Maddison meraih terobosan besar bersama Norwich City pada musim Championship 2017/18. Sebagai gelandang serang, ia mencetak 14 gol liga dan menghasilkan delapan assist. Bola mati yang akurat, umpan tidak terduga, serta kemampuan tekniknya mengantarkan Maddison ke dalam susunan tim terbaik Championship pilihan PFA.

Leicester City merekrut Maddison pada 2018, dan ia segera menjadi salah satu gelandang kreatif paling produktif di Premier League. Ia memadukan tembakan jarak jauh dengan umpan silang akurat serta operan yang mampu menembus garis pertahanan. Maddison memenangkan Piala FA bersama Leicester sebelum melanjutkan kariernya di Tottenham Hotspur.

10. ⚒️ Jarrod Bowen – Dari Hull City Menjadi Pahlawan West Ham

Jarrod Bowen berkembang menjadi salah satu pemain menyerang paling berbahaya di Championship selama memperkuat Hull City. Selama dua setengah musim, ia memadukan kerja keras tanpa henti dengan penyelesaian akurat menggunakan kaki kirinya. Catatan 22 gol pada 2018/19 meyakinkan West Ham United untuk merekrutnya pada Januari 2020.

Bowen menjelma menjadi penyerang Premier League yang dapat diandalkan, mampu bermain di beberapa posisi, dan berkontribusi dalam setiap fase pertandingan. Ia membantu West Ham rutin lolos ke kompetisi Eropa. Pada 2023, Bowen mencetak gol kemenangan dalam final UEFA Europa Conference League dan kemudian menjadi pemain tim nasional Inggris.


Berbagai perjalanan karier ini menunjukkan alasan klub Premier League memantau para pemain terbaik EFL Championship dengan begitu cermat. Kompetisi tersebut mengembangkan bakat muda, memberi kesempatan baru kepada pemain yang diremehkan, dan mempersiapkan bintangnya menuju level tertinggi. Bagi Vardy, Bale, Kane, dan pemain lainnya, Championship menjadi batu loncatan yang sangat berharga.

📚 Sumber

  • English Football League – Statistik dan informasi sejarah mengenai Championship
  • Premier League – Profil resmi, statistik, dan catatan karier para pemain
  • BBC Sport – Laporan pertandingan, pemberitaan promosi, dan arsip pemain